Sabtu, Desember 22, 2012

Alhamdulillah semoga..


Alhamdulillah.. sudah mulai, bermesraan dengan wirid kebahagian. Meski masih entah Takwim atau Iqomah, semoga benar-benar menjadi istiqomah, yang disitu bisa menjadi tempat duduk untuk menyandarkan beban dipundak kepada yang maha menerima sandaran. Duduk dengan syahdu mengadukan seluruh keluh, semenjak kisah seorang bocah yang belum ada henti-hentinya berujung kesah, mungkin hanya sementara. Aku sempat terkejut ketika mengetahui keagugan surat tersebut.

Sabtu, Desember 01, 2012

Kangen Gubuk Barokah




ya Allah, kangen suasana ngopi disini. Bersama lek Surya, mas Adi, mas Kholis, mas Eri, Gus Efendi, Gus Thofa dan lainnya. Ngopi yang seringkali Abah membawa makanan dari ndalem beliau. Jujur, ketika Beliau memberikan makanan maka langsung saja setelah dipersilahkan, aku makan sampai puas. Karena itu pasti makanan sangat halal dan amat mbarokahi.

Pernah ketika ada yang sungkan-sungkan, dengan nada tegas beliau berkata, "Lho, monggo mas. Baaarokah niki !!". Siapa coba yang tidak gemetaran mendengarnya ? Akupun yang tidak tahu apa-apa ikut gemetar.


yah.. biar rindu ini makin akut dulu, lalu nanti pasti saat disana pasti terasa lebih wow. :)

Kamis, November 01, 2012

aku ingin jujur

maaf aku ingin jujur
sebab rindu yang ku idap tlah akut menjalar di sekujur


sungguh saat jarak diantara kita
kepadanya aku kerap ingin berkisah akan kesah

bahwa hadirnya membawa rindu pun derita
sejatinya bumbu syahdu pada cerita

adakah dia lupa jalan pulang?
hingga antara kami ia tak lekang

atau dia lalai cara permisi?
hingga tak beranjak diantara dua sisi

sesungguhnya saat penuh nikmat
adalah kala rinduku rindumu bercumbuan syahdu erat

sedang aku kamu berkisah akan resah
yang kerap buncah pada suatu entah

akhirnya, ku sadari itu laksana tirai berwujud megah
yang hadirnya jelmaan cerai berai berujud indah



Kediri 01/112012

Minggu, Oktober 28, 2012

wajah camp

Suasana pagi minggu, 28 Nopember 2012. Di Smadapala Pare Campground. Foto diambil oleh Mas Pradika Agita (Kampret).

Sabtu, Oktober 27, 2012

Bahana Rindu

Kepada rindu:

Aku selalu merindu untuk khusuk rindu
nama penuh gema dalam relung ruang paling renung rumah jiwa.

Angin bisa menjelma menembus ruang paling khusus sukmamu
karenanya, hanya di hembusnya aku selalu bercerita kidung rindu

Udara yang aku cemburu saat kau hirup, sebab ia bebas ketimbang rindu berbatas
rindu yang sedu sedan kala ia tak bisa berduaan dengan rindumu

Nama yang dulu sering kau sebut, kini sepertinya hanyut ikut larut pada kenang
ingatkah kau, kala nama itu tak turut surut walau rasamu kian susut akut?

Andai nama itu bertandang di ruang paling kenangmu, sambutlah ia dengan riang
walau dalam duka, hadirnya 'kan buatmu makin luka

Andai kau acuh
tentu ia 'kan luruh runtuh
ingatkah kau di rinai senja, kala berkisah tentang entah yang bersemai manja?


Kediri, 27/102012

Selasa, Oktober 23, 2012

Kopi

Hadirmu kopi, meramu mimpi
serupa sendi pengusir sepi
ajak riang sisi jiwa radang
kuat menerjang rintang.

Minumlah!
kobar semangatmu tak terduga.


Kediri, 22/102012

Minggu, Oktober 21, 2012

Terpaksa Nyusu

Alaika bi akli bunni fi kulli sa'ati * fafil bunni lil akli khomsu fawaidi.
nasyathun wa tahdziimun wa takhlilu balghomi * tathyabu infasi wa aunu liqosidi. Wallahhu a'lam.

--------
minumlah kopi setiap waktu, sebab bagi peminumnya ada lima faidah didalamnya..
yaitu: membakar semangat, melancarkan cerna, menghilangkan dahak, membaguskan pernafasan, dan membantu tujuan.

* dari kitab Irsyadul Ikhwan Fil Hukmi Qohwah wa Dukhon

 Ada teman memosting hal diatas, semakin membuatku rindu akan kehadiran kopi :). Padahal sebelum berangkat kesini juga sudah ngopi. Tapi, ya.... gapapalah demi menghargai jamuan dari teman smadapala pare. Kurelakan menunda untuk jumpa dengan hangat panas manis pahit kopi. Jadi intinya sekarang masih minum susu, suguhan dari rekan anggota aktif smadapala. :)

Oh qohwah..

Kamis, Oktober 18, 2012

Kidung Wuyung pada Gandrung

Kidung kemarin bersimpuh luluh
berkidung tentang gandrung
rasa wuyung dan gandrung
selalu sering bercumbu
di suatu roman entah
mengadu keluh kesah
akan kepedihan wuyung
yang senantiasa linglung
akan kesedihan gandrung
yang senantiasa bingung

Untuk wuyung laksana rasa
dalam linglung kepada gandrung
yang terkadang terlunta
di sisimu, gandrung!

Untuk wuyung laksana rasa
dalam bingung kepada wuyung
yang terkadang terabai
di sisimu, wuyung!

wuyung dan gandrung
bersenandung kidung satu
dalam suluk sang salik


Kediri, 18/10/2012

Bilik Bambu

Untukmu camp!

Semut-semut yang dahulu
di keriput-keriput bambu berkeliaran
kini lelap dalam lapar
menahan ronta rongga jiwa
yang sungguh kelaparan
bagai anak ayam yang
pada lumbung padi, ia hampir mati
mungkin sesekali semut ingin angin bersenandung
menyenandung kidung jaman orang purba:

 - dimana pernah kau dengar, kisah para pendahuluku?
 - pada rimbun daun yang padanya lekat terbaring embunkah?
 - pada lalang yang padanya tempat syahdu bangsa belalangkah?
 - pada selekas senja yang padanya bangsa manusia bermunajatkah?
 - atau pada kata-kata renta musafir yang sesekali mampirkah?


Kediri, 18/102012

Rabu, Oktober 17, 2012

Flu Sedang Bertamu

Entah.. sepertinya aku lupa akan mengawali ini dengan menulis apa. Dan kopiku pun diam saja seolah tak memberi sajian kata-kata. Atau mungkin karena sedang ada tamu bertandang dalam tubuhku. Perkenalkan, dia bernama Flu. Sejak kemarin Minggu, Hujan pertama. Hujan yang sudah lama didamba bumi. Yang rinainya adalah kerinduan tanah akan basah. Kini, tanah telah basah. Dan rindupun telah perlahan permisi. Dan kepergian sementaranya adalah jeda kesembuhannya (tanah) akan penyakit yang cukup lama ia idap, yaitu rindu.

Yasudah, akhirnya mungkin cukup sekian saja untaian kata yang rela cair dari kebekuan pikiran ini.

Rabu, Oktober 10, 2012

Ngopi susu di Smadapala Pare


Seperti biasa, rabu yang indah. Aku dikejutkan oleh teriakan handphone yang sepertinya dia memberi tahuku bahwa ada pesan. Dan ketika kulihat, oh.. ternyata Njenengan. Seorang kakak seperguruan, lek Suryadi agak lama sudah meng-sms aku. Isinya, dia menanyai apa aku ke Smadapala Campground atau tidak.
Setelah agak lama aku menunggu, mereka (Lek sur dan Mas Mamad) tak kunjung datang. Sembari menunggu, aku Facebook-an. :)
Akhirnya, datang juga. dan tak lama kemudian kopi susunya datang. Sepertinya, kali ini lidahku agak dimanjakan oleh susu. Padahal (sebenarnya) aku lebih suka jika kopi itu hitam pekat dan tentunya agak manis. Untukmu Fahri (kompos), selalu saja kamu yang merelakan tenagamu untuk menyuguhi kami. Meluangkan waktumu yang sejenak itu untuk hadirnya senyum di wajah kami.


Sweet Ngopi nyusu. Semoga kamu dan kalian dimudahkan segala urusan dan selalu dibahagiakan. :)

Selasa, Oktober 09, 2012

Sejarah Kopi (Qohwah)


Kopi, hampir semua orang didunia mengenalnya, untuk mengawali hari dalam bekerja biasanya tidak lengkap rasanya tanpa secangkir kopi nikmat. Kebiasaan minum kopi ternyata banyak digemari oleh manusia. Dari pekerja kantoran hingga pekerja bangunan, pedagang, petani, guru, bahkan presiden pasti pernah meminumnya dan Andapun juga. Hal ini memang sudah menjadi tradisi dan hobi tersendiri bagi para penggemar kopi.

Kopi merupakan suatu jenis minuman berwarna hitam pekat yang mampu memberikan cita rasa unik bagi yang meminumnya. Bahkan tidak sedikit orang menjadi kecanduan karena cita rasa kopi karena adanya kandungan kafein yang terdapat dalam kopi itu sendiri. Kafein adalah senyawa kimia alkaloid dikenal sebagai trimetilsantin dengan rumus molekul C8H10N4O2. Jumlah kandungan zat kafein yang terdapat dalam kopi adalah antara 1 hingga 1,5%.

Senin, Oktober 08, 2012

Oh.. Qohwatul Bunn..


Wahai Qahwatul bunn (kopi)! Huruf qaf di awalmu adalah quds (kesucian), huruf kedua ha adalah hudaa (petunjuk), dan huruf ketigamu adalah wawu. Huruf keempatmu adalah ha, berikutnya alif adalah ulfah (keakraban), lam sesudahnya adalah lutfh (belas kasih dari Alloh).Ba adalah basth (kelapangan), dan nun adalah nur (cahaya).

Oh, kopi,
Pendapat Dari Sufi matematik:

Qahwatul: bunn

Qaf=21, ha=6, wawu =25, ha=6, alif=1, lam=22.
Qahwatul = 21+6+25+6+1+22 =81.

Manfaat Ngopi

Manfaat Ngopi


Ketika sudah cukup lama kopiku susut dari ujung gelas, tiba-tiba kuingat tentang minuman yang sangat aku sukai. Suatu minuman yang hampir selalu hadir dimanapun aku berada. Aku kurang tahu pasti mulai kapan kebiasaan ngopi itu membuatku ketagihan, yang jelas kopi sudah turut menyumbang benih-benih kebahagiaan di tiap perjalananku. :)

Berikut beberapa point dan manfaat dari secangkir minuman yang bernama kopi, yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber :
  1. Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. Kafein tergolong jenis alkaloid yang juga dikenal sebagai trimetilsantin. Selain pada kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam minuman teh, cola, coklat, minuman berenergi (energy drink), cokelat, maupun obat-obatan.

Sabtu, Oktober 06, 2012

29/092012

Barusan, tiba di Smadapala Pare Campground. Dalam lapar, hati di dalam ini merintih, "opo gak enek kopi to niki gusti ?", lalu ku hela nafas dalamdalam. Aku duduk sambil memandangi bunga kamboja yang bermekaran di depan beranda camp. Indah sekali rona merahmu, kata hatiku. Di sampingku duduk seorang mas Taufik Fredi P, ingin kutanyai apa dia membawa kopi atau tidak, karena dia juga seorang tukang Ngopi. Tapi, ku urungkan niatku menanyainya. Lalu, beberapa detik kemudian dia (mas taufik) berkata, aku nggowo kopi tapi mek loro i, piye ?
Dalam hatiku, Alhamdulillaaah gusti... Suwun sangeeet.
Juga sampeyan pak taufik atas kopine, mugomugo sampeyan ndang sugih lan intuk bojo pak. :)

Selasa, September 18, 2012

Ngopi di Puncak Limas - Wilis 2300 Mdpl

Sangat syahdu!! Kopi yang mengalir melewati tenggorokanku, kini telah sukses mengundang kehangatan bertandang. Yang ketika itu sedang terjadi pertempuran semilir angin dingin gunung melawan kehangatan, di medan tubuh kurusku.

Senin, September 17, 2012

17/092012 Suasana Puncak Sekartaji - Wilis

Suatu pagi di puncak Sekartaji, Wilis. Pendakian keduaku setelah lama rindu ingin kesini, namun belum jua kesampaian. Sekarang telah duduk dan kembali menikmati suasana indah di shelter Sekartaji. Bersama Rillo Koplo dan Dayat Dasmet. selamat menikmati, oiya.. kopinya jangan lupa :)

Jumat, September 14, 2012

Sepintas di Pojok Tembok

Tak lama, ini akan berlari
Bagai lari mengejar hambar
Hambar hampir tawar
Setawar madu rindu
Lari yang kuharap rela
Dia aku tangkap, lalu
Engkau dekapkan seluruh
Hingga hinggap lalu menetap
Dalam relung ruang renung

Aku bersandar
Dihampir pojok tembok
Di sudut akut menanti
Sebelum kasau
Oh semoga..


Kediri, 13/092012

Selasa, Januari 24, 2012

Kesana

KESANA..

KESANA..
Berjalan menuju Kesana
Menapaki setapak tanah
Gelisah terus menyergah
Serasa pantang menyerah
Jalan terjal licin mendaki tiada mudah

Kesana
Nafas terengah-engah
Kaki pedih berlumur darah
Asa letih tiada membuncah
Selangkah demi selangkah
Meski berjerih payah
Entah lelah, entah lemah
Entah susah, resah, gundah, gelisah
Teruslah melangkah..
Paksalah melangkah..

Kesana
Menuju Dia yg maha indah
Maha kaya nan berlimpah ruah
Menjaga tiada lengah
Menang tiada kalah
Perkasa tiada lemah
Mampu tiada lelah
Abadi tiada musnah
Penuh tiada celah
Benar tiada salah
Wahai yg maha pemberi anugerah
Curahkanlah maghfirah
Limpahkanlah marhamah
Berikanlah taufiq, hidayah dan inayah
Wahai yg maha pemurah
Mudahkanlah Rahmatilah..
Karung dosa sampah yg parah
Hamba ini yg busuk buta tuli lemah 

aniaya bodoh hina dina nista penuh salah..


"BUMI FATEKHAH JAGAD SHOLAWAT".