Kepada rindu:
Aku selalu merindu untuk khusuk rindu
nama penuh gema dalam relung ruang paling renung rumah jiwa.
Angin bisa menjelma menembus ruang paling khusus sukmamu
karenanya, hanya di hembusnya aku selalu bercerita kidung rindu
Udara yang aku cemburu saat kau hirup, sebab ia bebas ketimbang rindu berbatas
rindu yang sedu sedan kala ia tak bisa berduaan dengan rindumu
Nama yang dulu sering kau sebut, kini sepertinya hanyut ikut larut pada kenang
ingatkah kau, kala nama itu tak turut surut walau rasamu kian susut akut?
Andai nama itu bertandang di ruang paling kenangmu, sambutlah ia dengan riang
walau dalam duka, hadirnya 'kan buatmu makin luka
Andai kau acuh
tentu ia 'kan luruh runtuh
ingatkah kau di rinai senja, kala berkisah tentang entah yang bersemai manja?
Kediri, 27/102012
Aku selalu merindu untuk khusuk rindu
nama penuh gema dalam relung ruang paling renung rumah jiwa.
Angin bisa menjelma menembus ruang paling khusus sukmamu
karenanya, hanya di hembusnya aku selalu bercerita kidung rindu
Udara yang aku cemburu saat kau hirup, sebab ia bebas ketimbang rindu berbatas
rindu yang sedu sedan kala ia tak bisa berduaan dengan rindumu
Nama yang dulu sering kau sebut, kini sepertinya hanyut ikut larut pada kenang
ingatkah kau, kala nama itu tak turut surut walau rasamu kian susut akut?
Andai nama itu bertandang di ruang paling kenangmu, sambutlah ia dengan riang
walau dalam duka, hadirnya 'kan buatmu makin luka
Andai kau acuh
tentu ia 'kan luruh runtuh
ingatkah kau di rinai senja, kala berkisah tentang entah yang bersemai manja?
Kediri, 27/102012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar