Jumat, Maret 22, 2013

Kemana


Kemana


Kaki melangkah seolah ke depan
mata menatap seolah melihat tujuan
tekad kuat seolah menembus awan
Padahal, hanya seorang musafir yang tersesat di jalan.

Ingin kembali, tapi tak tahu jalan pulang
Ingin berlari, tapi takut semakin jauh dari tujuan
Ingin berhenti, tapi takut terlindas oleh keinginan
hanya bisa melangkah, sambil berharap pertolongan.

Tak terasa semakin jauh berjalan
usia semakin terkikis pedang zaman
nafas panjang, berharap berkurangnya beban
semoga semua ada makna, bukan perjalanan kesia-siaan.




Kediri, 22 Maret 2013
 



Ini merupakan suatu puisi karya Gus Ali Musthofa, Blawe. Suatu bentuk perenungan perjalanan bagi para pejalan. Sudah bagaimana yang telah dilakukan oleh para pejalan, dan bagaimana selanjutnya. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar