Oleh; Gus Ali Musthofa, Blawe
Duduk simpuh di depan sang Abah
mendengar untaian kalimat fatwa
Memandang wajah mulia yang penuh tawa
dengan sebatang rokok di sela jari agungnya
Kucuran perhatian suci kuterima dengan bangga
Melenyapkan kekecewaan yang menyayat jiwa
Kalimat syukur kumandang lantang dalam dada
karena sebutir debu hina
beliau ijinkan melekat, di pojok sarung mulia
Duduk simpuh di depan sang Abah
mendengar untaian kalimat fatwa
Memandang wajah mulia yang penuh tawa
dengan sebatang rokok di sela jari agungnya
Kucuran perhatian suci kuterima dengan bangga
Melenyapkan kekecewaan yang menyayat jiwa
Kalimat syukur kumandang lantang dalam dada
karena sebutir debu hina
beliau ijinkan melekat, di pojok sarung mulia
Kediri, 24 April 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar