Rabu, Mei 01, 2013

Biar

Biar!
Biar saja, lidah yang pahit ini,
makin getir.
Jangan kau gentar!

Biar!
Biar saja, rambut yang kusut ini,

makin kasau.
Jangan kau kalut!

Biar!
Biar saja, mata yang merah ini,
makin tumpah.
Jangan kau resah!

Biar!

Biar saja, kaki yang lelah ini,
makin payah.
Jangan kau kalah!

Biar!
Biar saja, tubuh yang kurus ini, 
makin kurus.
Jangan kau urus!

Biar!
Biar saja, hati yang pedih ini, 
makin perih.
Jangan kau sedih!

Biar!
Biar saja, jiwa yang prihatin ini,
makin nelangsa.
Jangan kau nestapa!

Biar!
Biar saja, nafas yang sengal ini,
makin sesak.
Jangan kau sesal!

Biar!
Biar saja, aku yang di dalam ini,
makin luka.
Jangan kau duka!




Kediri, 25 April 2013




Tidak ada komentar:

Posting Komentar